SOICHIRO HONDA - PENDIRI HONDA CORP

November 15, 2010

Image Hosted by PicturePush - Photo Sharing
SOICHIRO HONDA
(1906-1991)

Andai Soichiro Honda lebih mementingkan tidur malam dibanding mencuri-curi waktu mengintip mesin mobil kala bengkel majikannya tutup, tampaknya dunia hanya akan akrab dengan nama Triumph, Ducati atau Norton.
Tetapi itulah, Soichiro lebih memilih melek. Ia bahkan mengumpulkan sisa gajinya untuk membeli buku yang membuatnya terpesona,”Sistem Pembakaran Dalam”. Dan cerita pun bergerak ke arah lain. Meski panjang dan berliku, pengorbanan Soichiro akhirnya berbuah saat ini. Sebuah kerajaan otomotif besar dan megah. Kekuatannya bahkan mampu meminggirkan Harley-Davidson dan Triumph di negara mereka sendiri, AS dan Inggris.


Lahir sebagai anak sulung seorang pandai besi bernama Gihei Honda, Soichiro benar-benar anak desa yang udik. Sifatnya yang pembosan membuatnya memilih jebol tanpa ijazah. Namun Soichiro muda bukan tanpa bekal. Ia punya semangat besar dan cita-cita tinggi. Selain itu, meski gagap di bidang pelajaran, Soichiro cemerlang di bidang mekanik.
Itulah sebabnya Gihei melepas anaknya bekerja di sebuah bengkel mobil di ussia yang sangat muda, 16 tahun. Sayang, meski bekerja di bengkel, Soichiro diserahi tugas sebagai tukang sapu sambil kadang mengasuh bayi pemilik bengkel. Sampai kemudian pemilik bengkel melihat bakat yang dimilikinya. Hanya enam tahun, Soichiro dipercaya membuka cabang bengkel tersebut di Hamamatsu, yang kemudian maju pesat.
Namun hati Soichiro selalu ingin mewujudkan ide-ide liar di kepalanya. Misalnya, dialah yang pertama membuat velg dengan jari-jari logam menggantikan jari-jari kayu.
Bangkrut akibat Perang Dunia II, ide nakal Soichiro membuatnya memasangkan mesin pemancar radio bekas di sepeda. Jadilah “sepeda motor” yang ajaibnya laku keras. Baru pada September 1948, Honda Motar Company berdiri, dengan produk andalan “Dream” sebagaimana filosofi Honda Company yakni The Power Of Dream.
Sifat lain Honda adalah ketergilaannya pada dunia balap. Yang pasti selain memberinya pengalaman pahit mengalami patah tulang rusuk, dari balapan Honda mendapatkan masukan berharga bagi pengembangan produk.
Namun pengagum berat Napoleon Bonaparte itu dikenal anti nepotisme. Saat meninggal pada tahun 1991 akibat penyakit lever, Soichiro Honda telah menorehkan prestasi besar di dunia.



Sumber:
www.xdsmada.co.cc
google.com
teknikepemimpinan.com

You Might Also Like

0 komentar

Subscribe